<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8010219224666311418</id><updated>2012-02-17T07:55:10.496+07:00</updated><title type='text'>Belajar Sains</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://ahapidin.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8010219224666311418/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ahapidin.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>http://ahapidin.blogspot.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01223863247627399469</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Ce24ISJM7To/Slk0PoKmItI/AAAAAAAAALo/sW-y4WpaIqQ/S220/fotoku.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>4</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8010219224666311418.post-3771952772922043088</id><published>2009-08-11T20:57:00.038+07:00</published><updated>2009-09-19T14:43:05.388+07:00</updated><title type='text'>Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Pertumbuhan&lt;/span&gt; (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;growth&lt;/span&gt;) didefinisikan  sebagai suatu  peningkatan ukuran yang prosesnya tidak dapat balik (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ireversible&lt;/span&gt;), serta dihasilkan dari pembelahan sel dan perbesaran sel. Pertumbuhan menyangkut aspek kuantitatif sehingga dapat dinyatakan dengan angka dan dapat diukur dengan alat ukur panjang atau berat. Melalui suatu rangkaian pembelahan mitosis, zigot akan menjadi embrio multiseluler didalam sebuah biji. Setelah perkecambahan, terjadi pembelahan mitosis yang sebagian besar terpusat pada meristem apikal dekat dengan ujung akar dan ujung tunas. Pembesaran sel-sel yang baru dibuat  inilah yang bertanggung jawab terhadap peningkatan ukuran sesungguhnya dari suatu tumbuhan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Perkembangan&lt;/span&gt; yaitu perubahan pada makhluk hidup  menuju kedewasaan. Perkembangan menyangkut aspek kualitatif kelengkapan organ tubuh menjadi makhluk yang sempurna dan dewasa . Perkembangan berlangsung bersamaan dengan pertumbuhan. Misalnya jagung yang tumbuh juga mengalami perkembangan sehingga terbentuk struktur yang dewasa (bunga, buah dan biji).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan dimualai  dengan perkecambahan biji. Biji akan berkembang menjadi tumbuhan kecil atau kecambah (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;planula&lt;/span&gt;). Kecambah akan berkembang menjadi tumbuhan kecil yang sempurna, yang kemudian tumbuh membesar. Setelah mencapai masa tertentu, tumbuhan akan berbunga dan menghasilkan buah serta biji. Dalam proses pertumbuhan dan perkembangan terjadi pembelahan sel, pemanjangan sel dan diferensiasi sel.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tahapan Pertumbuhan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Perkecambahan&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perkecambahan sering dianggap sebagai permulaan kehidupan tumbuhan. Perkecambahan etrjadi karena pertumbuhan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;radikula&lt;/span&gt; (calon akar) dan pertumbuhan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;plumula&lt;/span&gt; (calon batang). radikula tumbuh kebawah menjadi akar sedangkan plumula tumbuh keatas menjadi batang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perkecambahan ditandai dengan munculnya kecambah, yaitu tumbuhan kecil dan masih hidup dari persediaan makanan yang berada dalam biji. Ada empat bagian penting pada biji yang berkecambah, yaitu batang lembaga (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;kaulikulus&lt;/span&gt;), akar embrionik (akar lembaga) atau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;radikula&lt;/span&gt;) , &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kotiledo&lt;/span&gt;n (daun lembaga), dan pucuk lembaga (plumula). Kotiledon merupakan cadangan mkanan pada kecambah karena pada saat perkecambahan, tumbuhan belum bisa melakukan fotosintesis&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Air merupakan kebutuhan mutlak bagi perkecambahan. Tahap pertama perkecambahan adalah penyerapan air dengancepat secara &lt;span style="font-style: italic;"&gt;imbibisi&lt;/span&gt;. air yang berimbibisi menyebabkan biji mengembang dan memecahkan kulit pembungkusnya dan juga memicu perubahan metabolik pada embrio sehingga biji melanjutkan pertumbuhan. Enzim-enzim akan mulai mencerna bahan-bahan yang disimpan pada kotiledon, dan nutrien-nutriennya dipindahkan kebagian embrio yang sedang tumbuh. Enzim yang berperan dalam pencernaan cadangan makanan adalah enzim amilase, beta-amilase dan protease. Hormon g&lt;span style="font-style: italic;"&gt;iberelin&lt;/span&gt; berperan penting untuk aktivasi dan mensintesis enzim-enzim tersebut.&lt;br /&gt;Perkecambahan biji ada dua macam, yaitu perkecambahan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;epige&lt;/span&gt;al dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;hip&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ogeal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;a. Perkecambahan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;epigeal &lt;/span&gt;adalah tumbuhnya hipokotil yang memanjang sehingga plumula dan kotiledon terangkat kepermukaan tanah. Kotiledon tersebut dapat melakukan fotosisntesis  selama daun belum terbentuk contoh perkecambahan kacang hijau, bunga matahari, kedelai, kacang tanah.&lt;br /&gt;Dalam proses perkecambahan ini organ pertama yang muncul dari biji yang berkecambah adalah radikula, berikutnya ujung radikula harus menembus permukaan tanah.Pada banyak tumbuhan dikotil dengan rangsangan oleh cahaya, ruas batang dibawah daun lembaga (hipokotil) akan tumbuh lurus mengangkat kotiledon dan epikotil. Dengan demikian epikotil dan kotiledon terangkat ke atas permukaan tanah. Epikotil memunculkan helai daun pertamanya mengembang dan menjadi hijau, serta mulai membuat makanan melalui fotosintesis. kotiledon akan layu dan rontok dari benih karena cadangan makanannya telah habis oleh embrio yang berkecambah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;b. Perkecambahn &lt;span style="font-style: italic;"&gt;hipogeal&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; adalah tumbuhnya epikotil yang memanjang sehingga plumula keluar menembus kulit biji dan muncul diatas permukaan tanah, sedangkan kotiledon tertinggal dalam tanah contoh perkecambahan kacang kapri, kacang ercis, jagung dan rumput-rumputan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; width: 400px; height: 266px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Ce24ISJM7To/SoHrU0FT6QI/AAAAAAAAAMQ/VfqhmS5XC9E/s400/38-14-SeedGermination-L.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5368830973613172994" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;2. Pertumbuhan Primer&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pertumbuhan primer adalah pertumbuhan yang disebabkan oleh kegiatan titik tumbuh primer. Titik tumbuh primer adalah titik tumbuh yang terdapat pada ujung akar atau ujung batang yang telah mulai terbentuk sejak tumbuhan masih berupa embrio.&lt;br /&gt;Pertumbuhan prmer adalah pertumbuhan memanjang akibat aktivitas mereistem apikal (jaringan yang ada diujung akar adan ujung batang). Pertumbuhan primer pada akar terjadi dititik tumbuh akar dan pada batang terjadi dititik tumbuh batang. Titik tumbuh akar berada pada bagian yang etrdapat tudung akar (kaliptara). Tudung akar merupakan kumpulan sel-sel yang terorganisasai, yang berfungsi menutupi dan melindungi neristem apikal asaat akar tumbuh menembus tanah. sedangkan titik tumbuh batang terdapat pada tumbuhan yang memiliki kuncup atu tunas.&lt;br /&gt;Pertumbuhan primer menyebabkan batang dan akar bertambah panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Pertumbuhan Sekunder&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pertumbuhan sekunder adalah pertumbuhan yang disebabkan oleh kegiatan kambium yang bersifat meristematik. Pertumbuhan sekunder menyebabkan diameter batang bertambah besar. Pertumbhan sekunder hanya terjadi pada dikotil dan Gymnospermae.&lt;br /&gt;Aktivitas pembelahan kambium mengarah kearah luar dan dalam. Aktivitas kambium ke dua arah ini mengakibatkan bertambah tebal dan besar diameter batang. pembelahan kearah luar membentuk floem sekunder (kulit0 dan kearah dalam membentuk silem sekunder (kayu). Pembelahan kearah dalam lebih besar dibanding kearah luar, sehingga bagian kayu lebih tebal dibanding bagian kulit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. Perumbuhan Terminal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pada ujung akar dan ujung batang tumbuhan berbiji yang aktif tumbuh, terdapat tiga daerah (zona) pertumbuhan dan perkembangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;a. Daerah pemeblahan (daerah meristematik)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Daerah pembelahan merupakan daerah yang paling ujung dan merupakan tempat terbentuknya sel-sel baru. Sel-sel didaerah ini mempunyai inti sel yang erlatif besar, ber dinding tipis, dan aktif membelah diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;b. Daerah pemanjangan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Daerah pemanjangan merupakan daerah hasil pembelahan sel-sel meristem. Sel-sel hasil pembelahan etrsebut akan bertambah besar ukurannya sehingga menjadi bagian dari daerah pemanjangan. Ukuran selnya bertambah beberapa puluh kali dibanding sel-sel meristematik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;c. Daerah diferensiasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Daerah diferensiasi merupakan daerah yang terletak dibawah daerah pemanjangan. Sel-sel didaerah diferensiasi umumnya mempunyai dinding yang tebal dan beberapa diantaranya mengalami diferensiasi menjadi epidermis, kortek dan empulur. Sel yang lain berdiferensiasi menjadi pearenkim, jaringan penunjang dan jaringan pengangkut (xylem dan floem)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a&gt;&lt;img style="width: 244px; height: 288px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Ce24ISJM7To/SoJrN2Pqv0I/AAAAAAAAAMo/vzK0sU6cNn8/s400/anatomi-akar.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5368971591422754626" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a&gt;&lt;img style="width: 246px; height: 288px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Ce24ISJM7To/SoJvGUF8CHI/AAAAAAAAAMw/g5nYQpdQ7Qk/s400/meristem.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5368975860042565746" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;A. Faktor Internal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Faktor internal yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan adalah gen dan hormon&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Gen&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Gen merupakan rua DNA (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Deoxyribose Nucleic Acid&lt;/span&gt;) yang meng kode suatu sifat makhluk hidup. didalam gen terkandung faktor yang dapat diturunkan dari induk pada keturunannya. Dengan kata lain gen mengatur pertumbuhan melalui sifat yang diturunkan dan sintesis-sintesis yang dikendalikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Hormon&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;hormon pada tumbuhan (fitohormon) adalah zat yang membantu pertumbuhan.Pertumbuhan  tumbuhan seperti pembelahan sel, pertumbuhan akar, batang, daun bunga, buah dan kuncup dipengaruhi oleh hormon  tumbuhan tersebut. Hormon tumbuhnyang telah diketahui antara lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;a. Auksin &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Auksin adalah senyawa asam aseta dengan gugus indol beserta derivatnya.Pusat pembentukan auksin adalah ujung koleoptil (pucuk tumbuhan).Jika terkena  sianr matahari, auksin akan berubah menjadi senyawa yang menghambatpertumbuhan. Hal ini menuyebabkan batang akanmembengkok kearah datangnya cahaya, karenabagianyang tidak terkena cahaya pertumbuhannya lebih cepat daripada bagian yang terkena cahaya&lt;br /&gt;Fungsi auksin adalah :&lt;br /&gt;- mengembangkan sel-sel sehingga sel bertambah panjang&lt;br /&gt;- merangsang pembentukan bunga dan buah&lt;br /&gt;- mempercepat terjadinya diferensiasi di daerah meristem sehingga mempergiat kambium&lt;br /&gt;membentuk sel-sel baru&lt;br /&gt;Asam Indol Aseta (AIA) adalah zat tumbuh sintetik yang bermanfaat untuk pertanian. Asam Indol asetat dapat merangsang partenokarpi yaitu tanaman yang menghasilkan buah tanpa adanya penyerbukan dan pembuahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;b. Giberelin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Giberelin adalh suatuzat yang mempunyai sifat seperti auksin. Giberelin diperoleh dari jamur &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Gibeberella fujikuori&lt;/span&gt; atau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Fusarium moniliformae&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Fungsi Giberelin adalah :&lt;br /&gt;- mempercepat pertumbuhan&lt;br /&gt;- membuat tanaman berbunga sebelum waktunya&lt;br /&gt;- membuat tanaman  menjadi lebih tinggi dari normal&lt;br /&gt;- membuat buah terbentuk tanpa penyerbukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;c. Sitokinin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sitokinin merupakan kumpulan senyawa yang berfungsi mirip atu sama lain. Sitokinin yang pertama ditemukan adalah kinetin. Zat yang berfungsi mempergiat pembelahan sel dan mempengaruhi pertumbuhan tunas dan akar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;d. Florigen&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hormon  pertumbuhan ini diduga berperan dalam proses pertumbuhan bunga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;e. Dormin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dormin berfungsi menghambat pertumbuhan tumbuhan sehingga berlawanan dengan fungsi auksin maupun giberelin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;f. Kalin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pada tumbuhan hormon yang mempengaruhi pembentukan organ disebut kalin. Berdasarkan organ yang dipengaruhinya, kalin dibedakan atas ;&lt;br /&gt;- &lt;span style="font-style: italic;"&gt;rhizokalin&lt;/span&gt; mempengaruhi pembentukan akar&lt;br /&gt;- &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kaulikalin&lt;/span&gt; mempengaruhi pembentukan batang&lt;br /&gt;- &lt;span style="font-style: italic;"&gt;filokalin&lt;/span&gt; mempengaruhi pembentukan daun&lt;br /&gt;-&lt;span style="font-style: italic;"&gt; antokalin &lt;/span&gt;mempengaruhi pembentukan bunga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;g. Asam traumalin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bila tumbuhan terluka, luka tersebut dapat diperbaiki kembali. Kemampuan ini disebut &lt;span style="font-style: italic;"&gt;resitusi&lt;/span&gt; atau regenaerasi. Peristiwa ini dapat terjadi karena adanya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;asam traumalin&lt;/span&gt; (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;asam&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;traumalat)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;B. Faktor Eksternal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Faktor eksternal yang mempengaruhi pertumbuhan pada tumbuhan antara lain nutrisi (makanan), air, suhu, cahaya dan kelembapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Nutrisi (makanan)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Nutrisi atau makanan diperlukan oleh setiap makhluk hidup. salah satu fungsi nutrisi adalha sebagi sumber energi dan sumber materi untuk mensintesis berbagai komponen sel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Air&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;air merupakan bagian terbesar yang menyusun makhluk hidup, termasuk tumbuhan. Tumbuhan tidak mungkin hidup tampa air. Pada tumbuhan air berfungsi antara lain untuk fotosisntesis, mengaktifkan reaksi enzimatik, menjaga kelembapan dan membantu perkecambahan biji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Suhu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tumbuhan membutuhkan suhu tertentu untuk tumbuh dan berkembang dengan baik. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Suhu&lt;/span&gt; optimum adalah suhu yang paling baik untuk pertumbuhan. Suhu terendah dimana tumbuhan masih dapat tumbuh disebut &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Suhu minimum&lt;/span&gt; dan suhu tertinggi dimana tumbuhan masih dapat tumbuh disebut &lt;span style="font-style: italic;"&gt;suhu maksimum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. Cahaya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Cahaya diperlukan oleh semua tumbuhan hijau untuk fotosintesis. Umumnya cahaya menghambat pertumbuhan tumbuhan, karena cahaya dapat mengubah zat tumbuh menjadi zat yang dapat menghambat pertumbuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5. Kelembapan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kelembapan udara mempunyai pengaruh yang berbeda-beda terhadap tumbuhan, sampai batas tertentu, tanah dan udara yang lembap berpengaruh vbaik terhadap pertumbuhan tumbuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8010219224666311418-3771952772922043088?l=ahapidin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ahapidin.blogspot.com/feeds/3771952772922043088/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ahapidin.blogspot.com/2009/08/pertumbuhan-dan-perkembangan-tumbuhan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8010219224666311418/posts/default/3771952772922043088'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8010219224666311418/posts/default/3771952772922043088'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ahapidin.blogspot.com/2009/08/pertumbuhan-dan-perkembangan-tumbuhan.html' title='Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan'/><author><name>http://ahapidin.blogspot.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01223863247627399469</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Ce24ISJM7To/Slk0PoKmItI/AAAAAAAAALo/sW-y4WpaIqQ/S220/fotoku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Ce24ISJM7To/SoHrU0FT6QI/AAAAAAAAAMQ/VfqhmS5XC9E/s72-c/38-14-SeedGermination-L.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8010219224666311418.post-4272377922958048534</id><published>2009-06-22T13:48:00.011+07:00</published><updated>2009-09-12T12:08:42.985+07:00</updated><title type='text'>Evolusi Makhluk Hidup</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Evolusi menjelaskan perkembangan makhluk hidup secara bertahap dalam jangka waktu lama dari bentuk sederhana menjadi bentuk yang kompleks.&lt;br /&gt;Evolusi dapat digambarkan sebagai perubahan pada makhluk hidup di bumi, dari permulaan keberadaan sel-sel sederhana hingga akhirnya terbentuk makhluk hidup yang beragaman dimasa sekarang. Proses perubhan secara lambat dan terus menerus.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;A. Fenomena evolusi menjelaskan perubahan ciri makhluk hidup karena seleksi alam dan bersifat menurun&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Makhluk hidup selalu mengalami perubahan secara berlahan-lahan dalamjangka waktu yang lama.Perubahan tersebut dapat menyimpang dri struktur aslinya sehingga muncul jenis atau species baru. Dengan demikian tumbuhan dan hewan yang ada sekarang berasal adri makhluk hidup masa lampau. Proses perubahan makhluk hidup dalam jangka waktu yang relatif lama disebut &lt;em&gt;&lt;strong&gt;evolusi&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Beberapa ilmuwan yang menyampaikan pandangan-pandangannya tentang evolusi :&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;1. Jean Baptiste Lamarck&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Mengemukakan bahwa ;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;a. Alat - alat tuuh yang sering digunakan akan tumbuh membesar, sebaliknya organ tubuh yang tidak pernah digunakan akan menyusut bahkan hilang.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;b. Hukum peneurunan sifat-sifat yang baru yang diperoleh artinya bahwa sifat-sifat baru karena sering digunakan atau tidak digunakannya bagian-bagian tubuh tersebut akan diturunkan kepada keturunannya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Contoh : J.B.Lamarck mengensumsikan bahwa kaki depan dan leher jerapah menjadi panjang karena kebiasaan mencapai dedaunan di pohon yang tinggi ddan sifat baru ini diturunkan kepada genarasi berikutnya.&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;2. Alfred Wallace&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;menyatakan bahwa species yang ada sekarang berasal dari species masa silsam yang mampu bertahan hidup.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;3. Erasmus Darwin&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Menyatakan bahwaa fungsional terhadap stimulus adalah diwariskan&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;4. Charles Darwin&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Mengemukakan teori evolusi yang didasarkan pada pokok-pokok- fikiran sebagai berikut:&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;a. Tidak ada individu yang sama&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;b. setiap populasi berkecenderungan untuk tumbuh bnayak karena kemampuannya bereproduksi.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;c. Untuk berkembang biak diperlukan adanya makanan dan ruang yang cukup.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;d. Bertambahnya suatu populasi tidak akan berjalan terus-menerus.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;5. Count De Buffen&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Menyatakan bahwa variasi-variasi kecil yang terjadi karena pengaruh alam sekitar diwariskan .Dengan demikian kemampuan beradaptasi terhadap lingkungan akan menyebabkan terjadinya variasi yang mengarah pada terbentuknya species baru.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;6. Sir Charles Lyeel&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Menyatakan bahwa batuan, pulau-pulau dan benua selalu mengalami perubahan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;7. Thomas Robert Malthus&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;Menyatakan bahwa pertambahan jumlah pendududk naik seperti deret ukur sedangkan bahan makanan yang tersedia naik seperti deret hitung.&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;8. Anaximander dan Aristoteles&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;Menyatakan bahwa makhluk hidup selalu mengalami perubahan.&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;B. Adanya evolusi diperkuat dengan adanya bukti-bukti&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;1. Fosil&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Merupakan sisa-sisa, cetakan, jejak-jejak atau berkas binatang atau tumbuhan yang telah membatu. Fosil memberi banyak sekali informasi kehidupan hewan dan tumbuhan purba. Misalnya : fosil sejarah perkembangan kuda&lt;/div&gt;Fosil sebagai bukti adanya peristiwa evolusi yang dapat menentukan umur dengan cara menghitung laju erosi, laju sedimentasi, kandungan garam dan kadar radio aktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;2. Homologi&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;Dua organ (alat tubuh) dikatakan homolog jika mempunyai asal (secara embrilogik) sama tetapi fungsi dan bentuknya berbeda. Misalnya alat gerak pada manusia, burung, pinguin dan kelelawar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;3. Analogi&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;Dua organ dikatakan analog bila menunjukan fungsi sama tetapi bentuk dasarnya berbeda. Misalnya sayap kupu-kupu, burung dan kelelawar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;4. Embriologi Perbandingan&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;Ialah hewan-hewan kelas vertebrata ikan,reptil, aves dan mamalia, meskipun tubuh individu dewasanya berbeda namun fase awal perkembangan embrionya sangat mirip.&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;5. Ontogeni&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;Ialah sejarah perkembangan makhluk hidup dari zigot sampai dewasa. Filogeni yaitu perkembangan makhluk hidup dari sederhana menjadi sempurna. Autogeni merupakan ulang singkat dari filogeni&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;6. Kovergensi&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;Ialah terbentuknya macam-macam individu atau species yang berasal dari jalur evolusi yang berbeda tetapi mempunyai ciri-ciri yang hampir sama&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;7. Divergensi&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;Ialah terbentuknya bernacam-macam individu dari satu macam species atau sejenis&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;8. Species&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;Ilah individu dalam satu populasi yang bila mengadakan inter hibridasi menghasilkan keturunan yang fertil.&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Species baru akan terbentuk apabila suatu populasi sudah tidak dapat mengadakan interhibridasi atau apabila mengadakan interhibridasi akan menghasilkan keturunan yang steril.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Terdapat beberapa bukti yang dapat menbantu menjelaskan evolusi, antara lain:&lt;/p&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Perbandingan  anatomi&lt;/span&gt;. Organ yang mirip pada organisme yang berkerabat menunjukan adanya kemungkinanan mereka memiliki nenek moyang yang sama.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Perbandingan embriologi&lt;/span&gt;. Embrio suatu species, melalui berbagai tahap perkembangan yang sama dengan berbagai spesies yang lainnya yang beragam&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Perbandingan fisiologi.&lt;/span&gt; berbagai organisme yang berbeda memiliki dan menggunakan enzim yang sama.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Strukturan vestigeal.&lt;/span&gt; Sstruktur ini merupakan struktur yang tidak memiliki fungsi pada suatu organisme besar kemungkinan, struktur ini merupakan warisan dari organisme yang sebelumnya menggunakan struktur ini.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sistimatika  makhluk hidup.&lt;/span&gt; Para peneliti berusaha mengelompokan makhluk hidup dengan membuat sistematika pengelompokan dari kelompok yang paling luas hingga yang paling spesifik (kingdom,filum/divisio, kelas,ordo,famili, genus dan species) Makhluk yang dikelompokan dlam kelompok yang sama, dipercaya lebih dekat dibanding dengan makhlik hidup dari kelompok yang lain.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Biogeografi. &lt;/span&gt;Pembatasan alami, seperti lautan, gunung dan gurun pasir yang membatasi penyebaran species merupakan suatu bentuk isolasi yang melahirkan berbagai variasi species.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Genetika.&lt;/span&gt; Mutasi gen, pengaturan kembali segmen kromosom dan penggandaan segmen kromosom dpat dihasilkan variasi baru.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Paleontologi. &lt;/span&gt;Individu yang ada sekarang dapat dilacak asal muasalnya dengan menggunakan fosil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teori evolusi yang masih dipai sampai sekarang berkembang dari teori seleksi alam yang dikemukakan oleh Charles Darwin. Teori tersebut menyatakan bahwa:&lt;br /&gt;-Seluruh species memiliki kemampuan untuk meningkatkan populasi mereka secara eksponensial bila seluruh individu yang laihir dapat sukses bereproduksi&lt;br /&gt;-Popilasi cenderung tetap stabil kecuali terjadi perubahan musiman.&lt;br /&gt;-Sumber daya yang terdapat di alam berada dalam jumlah yang terbatas.&lt;br /&gt;-Setiap individu dari suatu populasi memiliki karakteristik yang sngat bervariasi, tidak terdapat dua individu yang sama.&lt;br /&gt;-Variasi yang terdapat pada individu tersebut diturunkan kepada keturunannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan teori ini, garis besar ide dari Charles Darwin adalah :&lt;br /&gt;-Seleksi alam merupakan suatu perbedaaan kesuksesan dalamhal reproduksi&lt;br /&gt;-Seleksi alam terjadi melalui proses interaksi antara lingkungan dan melaui perbedaan  penurunan sifat, antara individu-individu suatu populasi.&lt;br /&gt;-Hasil akhir proses sleksi alam adalah adaptasi suatu populasi terhadap lingkungannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8010219224666311418-4272377922958048534?l=ahapidin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ahapidin.blogspot.com/feeds/4272377922958048534/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ahapidin.blogspot.com/2009/06/evolusi-makhluk-hidup.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8010219224666311418/posts/default/4272377922958048534'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8010219224666311418/posts/default/4272377922958048534'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ahapidin.blogspot.com/2009/06/evolusi-makhluk-hidup.html' title='Evolusi Makhluk Hidup'/><author><name>http://ahapidin.blogspot.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01223863247627399469</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Ce24ISJM7To/Slk0PoKmItI/AAAAAAAAALo/sW-y4WpaIqQ/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8010219224666311418.post-3470617341173436689</id><published>2009-06-11T03:27:00.026+07:00</published><updated>2009-09-12T12:46:06.498+07:00</updated><title type='text'>Asal Mula Kehidupan</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;strong&gt;Biosfer&lt;/strong&gt; adalah bagian dari sistem planet bumi yang meliputi udara, tanah dan air, di mana segala kehidupan berkembang.Biosfer dapat dibagi menjadi empat lapisan yaitu atmosfer, hidrosfer, geosfer, dan antrosfer.Hidup berarti mampu mengadakan metabolisme termasuk respirasi, bereaksi terhadap rangsangan luar dengan tujuan mempertahankan diri dan mengadakan reproduksi. Sel memenuhi syarat itu maka sel dianggap sebagai suatu unit kehidupan yang terkecil.Ada beberapa teori asal mula kehidupan, yaitu:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;1. Hidup berasal dari Tuhan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;2. Teori Cozmozoa&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;3. Teori Pfugler&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;4. Teori Moore&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;5. Teori Allen&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;6. Generatio Spontanea&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;7. Omne Vivum Ex Ovo&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;8. Omne Ovo Ex Vivo&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;9. Omne Vivum Ex Vivo&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;10. Teori Urey&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;11. Teori Oparin - Haldane.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;Hidup berarti mampu mengadakan metabolisme termasuk respirasi, bereaksi terhadap rangsangan luar dengan tujuan mempertahankan diri dan mengadakan reproduksi. Sel memenuhi syarat itu maka sel dianggap sebagai suatu unit kehidupan yang terkecil.Beda antara makhluk hidup dan benda mati dapat dilihat dari sisi:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;1. bentuk dan ukuran;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;2. komposisi kimia;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;3. organisasi;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;4. metabolisme;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;5. iritabilitasi;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;6. reproduksi;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;7. tumbuh dan mempunyai daur hidup.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;Yang termasuk ke dalam makhluk hidup tingkat rendah adalah sebagai berikut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;1. Virus.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;2. Bakteriofag.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;3. Rickettsia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;4. Bakteri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;5. Protozoa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Reproduksi (perkembangbiakan) sel meliputi mitosis (pembelahan sel melalui tahapan atau fase tertentu) dan amitosis (proses pembelahan sel tanpa melalui tahapan atau fase tertentu)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Mitosis pada hewan atau pembelahan tidak langsung menghasilkan beberapa tingkatan atau fase yaitu interfase, profase, prometafase, metafase, anafase dan telofase.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Terdapat dua tipe perkembangbiakan pada makhluk hidup bersel banyak yaitu:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;1.aseksual yang termasuk di dalamnya adalah pembelahan kembar, kuncupan, pembentukan spora dan perkembangan vegetatif;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;2. seksual, yang terdiri dari beberapa tipe, yaitu konjugasi dan fertilisasi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;Keanekaragaman Makhluk Hidup&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Sel terdiri dari membran sel, nukleus (inti sel) dan protoplasma yang terdiri dari sitoplasma dan nukleoplasma.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Pada nukleoplasma terdapat bagian yang mampu mengadakan metabolisme, sedangkan membran melindungi serta mengatur hubungan sel dengan dunia luar. Pada hakikatnya, sel tumbuhan dan hewan adalah sama, perbedaannya hanya terdapat pada adanya khloroplast pada tumbuhan dan adanya sentroplast pada hewan.Diduga bahwa hewan maupun tumbuhan berasal dari sel sederhana yang sama.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Evolusi artinya perubahan secara perlahan dan berlangsung terus.&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;A. Sejarah Kehidupan Bumi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;1. Azoikum : belum ada kehidupan, bumi masih panas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;2. Archeozoikum : bumi dingin, ada daratan dan lautan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;3. Proterozoikum : zaman kehidupan protozoa bersel satu.Semua di atas disebut pre cambrian.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Selanjutnya adalah sebagai berikut.Sejarah Kehidupan di bumi berdasarkan Umur Fosil yang ditemukan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Teori Evolusi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;1. Lamarck : evolusi disebabkan karena adanya adaptasi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Contoh: leher jerapah menjadi panjang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;2. Darwin : evolusi disebabkan oleh seleksi alam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Contoh: karena seleksi alam, jerapah leher panjang yang jaya, yang leher pendek punah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;3. Weismann : evolusi adalah masalah genetika. Jadi, evolusi adalah seleksi alam terhadap faktor genetika.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;4. De Vries : evolusi disebabkan karena mutasi gen.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Keterangan Kehidupan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kehidupan terbagi dua yakni dunia tumbuhan dan dunia hewan termasuk manusia. Diberi nama dengan dua kata, yaitu:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;1. menunjukkan genusnya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;2. menunjukkan spesiesnya, contoh: Homo sapiens.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;1. Dunia Tumbuhan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Divisi/subdivisi/contoh&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Thallophyt : ganggang, jamur&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Briophyta : lumut&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Pteridophyta : rumput, polongan, perdu, pohon berbuah, berbiji belah dan berbiji tunggal.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;2. Dunia Hewan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Divisi/Phylum/contoh&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Protozoa : amuba, paramecium, euglena dan sporozoa &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Porifera: bunga karangcoelenterata : ubur-ubur, hydra&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Platyhelminthes : cacing gepeng&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Nemanthelminthes : cacing bundarAnnelida : cacing tanah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Echinodermata : bintang laut&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Molluska : tiram, kerang remis, octopus, keong&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Arthopoda : udang, lipan, kalajengking, laba-laba,insekta.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Chordata : semua yang bertulang belakang, seperti: &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;-Pisces (semua jenis ikan)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;-Amphibia (katak, salamander)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;-Reptilia (buaya, ular)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;-Aves (burung)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;-Mammalia:Tak bergigi: lumba-lumba- Berkantong: kangguru- Pengerat: tikus- Pemakan serangga: landak.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Persebaran Makhluk Hidup&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;Faktor-faktor yang menentukan adanya variabilitas geografik makhluk hidup yang menyebar di atas permukaan bumi ini adalah sebagai berikut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;1. Faktor lingkungan, terdiri dari lingkungan abiotik yaitu tanah, air, temperatur dan iklim di tempat itu. Lingkungan biotik adalah lingkungan antara makhluk-makhluk hidup itu sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;2. Faktor sejarah, yang menurut sejarah geografi bumi ini dahulu kala hanya terdiri dari satu benua dan satu samudra. Kemudian retak dan bergeser secara sangat perlahan dan membentuk benua-benua, samudra dan lautan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;3. Faktor hambatan penyebaran. Hambatan itu terdiri antara lain daratan untuk makhluk penghuni lautan yaitu daratan atau benua dan daratan yang menyempit seperti Amerika Tengah (Costa Rica). Bagi makhluk daratan, hambatannya adalah lautan dan selat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;Ketiga faktor tersebut dapat kita sebut sebagai faktor geografik. Di samping faktor geografik masih ada faktor genetik, baik variasi yang dihasilkan dari perkawinan maupun mutasi genetik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;Geografi tumbuhan, ternyata merupakan variasi pantai tropik menuju kutub yang sama dengan variasi dari pantai tropik ke puncak gunung, yaitu daerah tropis berhutan lebat, subtropis hutannya agak menipis, dan pada daerah beriklim dingin terdapat padang rumput atau hutan cemara dan pakis, serta daerah dekat kutub terdiri dari taiga kemudian tundra dan lumut. Di kutub tak ada tumbuhan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Geografi hewan, terbagi enam daerah geografik, sebagai berikut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;1. Eropa dan Asia Utara disebut Palaeartic, dihuni antara lain oleh bison dan rusa rein.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;2. Afrika dan Arab disebut Ethiophian, dihuni antara lain oleh gajah Afrika, jerapah dan gorila.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;3. Australia dan sekitarnya, dihuni antara lain oleh kangguru, koala, wombat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;4. India sampai Indonesia disebut daerah Oriental, dihuni oleh antara lain harimau, gajah India dan kerbau.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;5. Daerah Amerika Utara dan sekitarnya disebut Nearctic, dihuni oleh bison dan semacam rusa rein yang disebut Caribau.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;6. Daerah Amerika Selatan disebut Neotropical dihuni antara lain oleh tapir dan monyet Howler.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;sumber : &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.answers.yahoo.com/"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;http://id.answers.yahoo.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8010219224666311418-3470617341173436689?l=ahapidin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ahapidin.blogspot.com/feeds/3470617341173436689/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ahapidin.blogspot.com/2009/06/asal-mula-kehidupan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8010219224666311418/posts/default/3470617341173436689'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8010219224666311418/posts/default/3470617341173436689'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ahapidin.blogspot.com/2009/06/asal-mula-kehidupan.html' title='Asal Mula Kehidupan'/><author><name>http://ahapidin.blogspot.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01223863247627399469</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Ce24ISJM7To/Slk0PoKmItI/AAAAAAAAALo/sW-y4WpaIqQ/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8010219224666311418.post-6258614986962060439</id><published>2009-05-25T18:58:00.022+07:00</published><updated>2009-06-11T05:24:08.487+07:00</updated><title type='text'>Tentang Biologi</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;Biologi&lt;/strong&gt; (ilmu hayat ) adalah ilmu mengenai kehidupan. Istilah ini diambil dari bahasa belanda "biologie", yang juga diturunkan dari gabungan kata bahasa yunani &lt;em&gt;bios&lt;/em&gt; ("hidup") dan &lt;em&gt;logos&lt;/em&gt; ("lambang", "ilmu"). Dahulu sampai tahun 1970-an digunakan istilah &lt;em&gt;ilmu hayat &lt;/em&gt;(diambil dari bahasa arab artinya ilmu kehidupan).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;Objek kajian biologi sangat luas dan mencakup semua makhluk hidup. Karenanya dikenal berbagai cabang yang mengkhususkan dari pada tiap kelompok organisme, seperti botani, zoologi dan mikrobiologi. Berbagai aspek kehidupan dikaji. Ciri fisik dipelajari dalam anatomi sedangkan fungsi dalam fisiologi. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;Perilaku dipelajari dalam etologi, baik pada masa sekarang dan masa lalu (dipelajari dalam biologi evolusioner dan paleobiologi); Bagaimana makhluk hidup tercipta dipelajari dalam evolusi, Interaksi antarsesama makhluk dan dengan alam sekitar mereka dipelajari dalam ekologi, Mekanisme pewarisan sifat—yang berguna dalam upaya menjaga kelangsungan hidup suatu jenis makhluk hidup—dipelajari dalam genetika.&lt;br /&gt;Saat ini bahkan berkembang aspek biologi yang mengkaji kemungkinan berevolusinya makhluk hidup pada masa yang akan datang, juga kemungkinan adanya makhluk hidup di planet-planet selain bumi, yaitu astrobiologi. Sementara itu, perkembangan teknologi memungkinkan pengkajian pada tingkat molekul penyusun organisme melalui biologi molekular serta biokimia, yang banyak didukung oleh perkembangan teknik komputasi melalui bidang bioinformatika.&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a id="Aristoteles_dan_biologi" name="Aristoteles_dan_biologi"&gt;&lt;/a&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Asal mula Biologi&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;strong&gt;Aristoteles dan biologi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ilmu biologi dirintis oleh Aristoteles, ilmuwan berkebangsaan Yunani. Dalam terminologi Aristoteles, "filosofi alam" adalaha cabang filosofi yang meneliti fenomena alam, dan mencakupi bidang yang kini disebut sebagai fisika, biologi, dan ilmu pengetahuan alam lainnya.&lt;br /&gt;Aristoteles melakukan penelitian sejarah alam di pulau Lesbos. Hasil penelitiannya, termasuk Sejarah Hewan, Generasi Hewan, dan Bagian Hewan, berisi beberapa observasi dan interpretasi, dan juga terdapat mitos dan kesalahan. Bagian yang penting adalah mengenai kehidupan laut. Ia memisahkan mamalia laut dari ikan, dan mengetahui bahwa hiu dan pari adlah bagian dari grup yang ia sebut SelacSelachē (selachians).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a id="Didirikannya_biologi_modern" name="Didirikannya_biologi_modern"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Didirikannya biologi modern&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Istilah biologi dalam pengertian modern kelihatannya diperkenalkan secara terpisah oleh Gottfried Reinhold Treviranus (Biologie oder Philosophie der lebenden Natur, 1802) dan Jean Baptiste Lamarck (Hydrogéologie, 1802). Namun, istilah biologi sebenarnya telah dipakai pada 1800 oleh Karl Friedrich Burdach. Bahkan, sebelumnya, istilah itu juga telah muncul dalam judul buku Michael Christoph Hanov jilid ke-3 yang terbit pada 1766, yaitu Philosophiae Naturalis Sive Physicae Dogmaticae: Geologia, Biologia, Phytologia Generalis et Dendrologia Asal mula biologi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;a id="Aristoteles_dan_biologi" name="Aristoteles_dan_biologi"&gt;&lt;/a&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;strong&gt;Cakupan Biologi&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pada masa kini, biologi mencakup bidang akademik yang sangat luas, bersentuhan dengan bidang-bidang sains yang lain, dan sering kali dipandang sebagai ilmu yang mandiri. Namun, pencabangan biologi selalu mengikuti tiga dimensi yang saling tegak lurus: keanekaragaman (berdasarkan kelompok organisme), organisasi kehidupan (taraf kajian dari sistem kehidupan), dan interaksi (hubungan antarunit kehidupan serta antara unit kehidupan dengan lingkungannya).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a id="Pembagian_Berdasarkan_Kelompok_Organisme" name="Pembagian_Berdasarkan_Kelompok_Organisme"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;strong&gt;Pembagian Berdasarkan Kelompok Organisme&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Makhluk hidup atau organisme sangat beraneka ragam. Taksonomi mempelajari bagaimana organisme dapat dikelompokkan berdasarkan kemiripan dan perbedaan yang dimiliki. Selanjutnya, berbagai kelompok itu dipelajari semua gatra kehidupannya, sehingga dikenallah ilmu biologi tumbuhan (botani), biologi hewan (zoologi), biologi serangga (entomologi), dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a id="Pembagian_Berdasarkan_Organisasi_Kehidupan" name="Pembagian_Berdasarkan_Organisasi_Kehidupan"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;strong&gt;Pembagian Berdasarkan Organisasi Kehidupan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan berlangsung dalam hirarki yang terorganisasi. Hirarki organisme, dari yang terkecil hingga yang terbesar yang dipelajari dalam biologi, adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;sel;&lt;br /&gt;jaringan;&lt;br /&gt;organ;&lt;br /&gt;sistem organ;&lt;br /&gt;individu;&lt;br /&gt;populasi;&lt;br /&gt;komunitas atau masyarakat;&lt;br /&gt;ekosistem; dan&lt;br /&gt;bioma. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Kajian-kajian subindividu mencakup biologi sel, anatomi dan cabang-cabangnya (sitologi, histologi dan organologi), dan fisiologi. Pembagian lebih rinci juga mungkin terjadi. Misalnya, anatomi dapat dikhususkan pada setiap organ atau sistem (biasa terjadi dalam ilmu kedokteran): pulmonologi, kardiologi, neurologi, dan sebagainya).&lt;br /&gt;Tingkat supraindividu dipelajari dalam ekologi, yang juga memiliki pengkhususan tersendiri, seperti ekofisiologi atau "fisiologi lingkungan", fenologi, serta ilmu perilaku.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#ff0000;"&gt;&lt;em&gt;Sumber : &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#ff0000;"&gt;&lt;em&gt;http://id.wikipedia.org&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8010219224666311418-6258614986962060439?l=ahapidin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ahapidin.blogspot.com/feeds/6258614986962060439/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ahapidin.blogspot.com/2009/05/biologi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8010219224666311418/posts/default/6258614986962060439'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8010219224666311418/posts/default/6258614986962060439'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ahapidin.blogspot.com/2009/05/biologi.html' title='Tentang Biologi'/><author><name>http://ahapidin.blogspot.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01223863247627399469</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_Ce24ISJM7To/Slk0PoKmItI/AAAAAAAAALo/sW-y4WpaIqQ/S220/fotoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
